GBC'

Sanny Iskandar Sebut Pemindahan Ibukota Untuk Pemerataan Ekonomi

Sanny Iskandar Sebut Pemindahan Ibukota Untuk Pemerataan Ekonomi

WINABEBAG'

Beberapa waktu lalu dalam Rapat Terbatas Presiden Jokowi memutuskan akan memindahkan Ibu Kota Indonesia dari Jakarta ke luar Pulau Jawa. Meski wacana pemindahan ibu kota ini sudah mengemuka sejak era Presiden Soekarno, tetap saja menimbulkan pro kontra di kalangan masyarakat, apalagi di tengah tahapan Pemilu 2019 yang masih berlangsung.

Sanny Iskandar, Ketua Umum Himpunan Kawasan Industri Indonesia (HKI) menyambut baik rencana ini. Menurutnya, pemindahan Ibukota Indonesia dari Jakarta harus dapat memberikan nilai tambah strategis bagi negara, bangsa dan masyarakat. Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan Kawasan Ekonomi ini menyebut ada 2 tinjauan nilai tambah strategis, yaitu :

  1. Tinjauan dari segi pemerataan ekonomi.

Wacana pemindahan ibukota harus memperhatikan orientasi jangka panjang yang berlandaskan pada pemerataan pembangunan dalam konteks keseluruhan wilayah Indonesia. Dengan demikian sebaiknya pemindahannya ke luar Jawa dan dari posisi geografis dan tingkat kepadatan jumlah penduduknya, maka penempatan di pulau Kalimantan perlu dipertimbangkan untuk dipilih.

Pemindahan Ibu kota di luar Jawa secara otomatis akanĀ  berdampak positif terhadap pertumbuhan pusat ekonomi baru. Industri-industri manufaktur dan pengembangan kawasan industri berikut infrastruktur dan utilitas industri, area komersial dan perumahan akanĀ  berkembang.

Apabila dilihat dari sisi kemaritiman, pemindahan ibukota akan menumbuhkan pusat-pusat pelabuhan dan logistik baru yang sejalan pula dengan konsep pengangkutan barang melalui “tol laut” yang telah dirintis oleh Presiden Joko Widodo dalam pemerintahannya yang sudah berjalan sekitar 4,5 tahun.

  1. Tinjauan dari segi Sosial, Politik, dan Budaya.

Pemindahan ibukota juga dapat menggeser pola pikir kita selama ini yang kebanyakan hanya berorientasi pada Jawa-sentris akan menjadi Indonesia-sentris, menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) dan memperluas wawasan kebangsaan terhadap keberagaman etnis dan budaya Indonesia. Pemindahan ibukota yang berarti akan memisahan antara pusat pemerintahan dan pusat bisnis juga akan mengurangi dampak negatif terhadap aktivitas ekonomi dan bisnis jika terjadi ketegangan/kegaduhan dan aksi2 demonstrasi di pusat pemerintahan.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar