GBC'

PT. Haluan Utama Maju Dari UKM Masuk Jababeka Naik Kelas

Haluan Utama Maju Dari UKM Masuk Jababeka Naik Kelas

WINABEBAG'

Di hadapan para UKM di acara UKM Talk 2019, Soegeng owner PT. Haluan Utama Maju menceritakan awal mulanya masuk ke Kawasan Industri Jababeka. Dulu masih tergolong pengusaha ukm dengan menempati ruangan yang kecil, kini Soegeng memiliki beberapa pabrik di Jababeka dan mampu mensejahterakan karyawannya.

Haluan Utama Maju adalah perusahaan yang bergerak dibidang jasa gulung dinamo. Memulai usaha tahun 1987 di Kawasan Industri Pulo Gadung, Jakarta dengan menempati ruangan seluas 36 meter persegi. Soegeng mengungkapkan, alasannya pindah ke Jababeka karena tempatnya berusaha yang kecil mana bisa cepat berkembang. Lalu menemukan lahan yang luas di kawasan yang sama. Namun di JIEP Pulo Gadung sebagai semi BUMN, lahan tidak bisa dibeli hanya bisa disewakan.

“Satu-satunya kawasan industri yang pertama kali saya dengar memberikan kesempatan kepada usaha kecil adalah Jababeka. Untuk itu saya ikut beli dengan pinjam uang ke bank, dimana harga pabrik saat itu  tahun 1993 Rp. 250 juta. Kami di Jababeka mulai beroperasi tahun 1994,  dari usaha kecil mulai tumbuh menjadi menengah,” cerita Soegeng.

Keberhasilannya itu tidak lepas dari kunci sukses jasa ini, yaitu berkomitmen dengan niat baik, pekerjaan baik dan hasil baik maka Tuhan akan memberikan reward yang baik pula. “Sebagai contoh ada perusahaan yang beroperasi baik-baik, begitu kejar order tahu-tahu mesinnya rusak. Cukup panggil kami, kami kirim orang untuk perbaiki, sudah baik beroperasi lagi. Dan yang membayar bukan mereka tetapi mesin itu sendiri. Kami memberikan kesempatan 1 bulan untuk pembayaran, padahal mesin itu sendiri bekerja selama ½ jam sudah cukup untuk membayar kami,” ungkap Soegeng.

Ayah tiga anak ini merasakan sejak beroperasi di Jababeka, perusahaannya berkembang sangat bagus. “Dari tahun 1994 hingga sekarang, kami sudah bisa membelikan 55 rumah untuk karyawan dan ibadah umroh untuk semuanya. Anak para karyawan juga diberi kesempatan untuk sekolah dari SD hingga perguruan tinggi. Ini kebahagiaan tersendiri, maka tidak rugi bergabung di Jababeka. Saya sudah 25 tahun di sini tidak pernah mendapatkan masalah,” tegas Soegeng yang mendapat tepuk tangan dari para UKM.

Dalam kesempatan yang sama, Hyanto Wihadhi, Direktur PT. Jababeka Tbk yang mengenal Soegeng sejak awal di Jababeka mengatakan,”Kalau Jababeka mempunyai layanan one stop service, Pak Soegeng ini pembeli one stop service, karena semua produk Jababeka dibelinya dari pabrik, rumah hingga kavling. Pak Soegeng contoh UKM sukses yang bisa memberikan motivasi kepada para UKM lainnya untuk bisa masuk ke kawasan industri agar bisa naik kelas.”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar