GBC'

AIESEC Indonesia Gelar IMPACT CIRCLE 2019

Impact Circle yang ditenagai oleh AIESEC Indonesia adalah bentuk komunitas dari AIESEC Indonesia. Tujuan dari ini adalah untuk memperluas dampak positif kami dalam menciptakan gerakan kepemimpinan kaum muda sambil juga mengembangkan mereka melalui kegiatan-kegiatan kami yang unggul. Impact Circle terdiri dari komunitas, media, dan setiap publik eksternal yang memiliki minat dan hasrat dalam pengembangan pemuda. Ini juga akan menjadi platform kami untuk mengomunikasikan keprihatinan kami dengan baik, juga mengembangkan lingkaran kami untuk menjadi versi terbaik dari diri mereka sendiri, melalui acara yang kami buat secara rutin.
Impact Circle yang baru saja di laksanakan oleh AIESEC President University ini berkolaborasi dengan jurusan Hubungan Internasional dr President University. AIESEC menyelenggarakan acara ini di Auditorium Charles Himawan dari jam 9 pagi hingga selesai. Untuk mengikutsertakan para kaum muda, AIESEC PU memilih tema yang sejalur dengan isu terkini yaitu Plastic waste dan sesuai dengan SDG (Sustainable Development Goals) nomor 14 yaitu Live Below Water. Seperti yang kita tahu, banyak orang saat ini mulai menggunakan sedotan yang terbuat dari stainless steel, menggunakan botol yang bisa di isi ulang dan tas yang terbuat dari kertas. Bukan hanya sebagai kebiasaan tapi menjadi gaya hidup. Tapi, apakah mereka benar benar mengerti kenapa mereka harus menggunakannya atau mereka menggunakannya hanya karena tren dan ketika itu tidak menjadi trend lagi, mereka akan meninggalkannya. Maka dari itu, kita mengajak para kaum muda untuk datang dan juga pembicara pembicara hebat yang akan menjelaskan lebih lanjut tentang plastic waste itu sendiri.
Ada 3 pembicara yang diundang untuk acara Impact Circle ini. Kristi Helena R.Tanjung, sebagai communication spesialist di Divers Clean Action. Mutia Heri sebagai vice president of incoming global volunteer AIESEC PU dan yang terakhir adalah DIrayati Fatima Turner dari program gerakan diet kantong plastik.
Di Impact circle ini, kita belajar banyak tentang meminimalkan penggunaan plastik karena itu akan berdampak buruk untuk bumi kita. Mungkin tidak sekarang tapi bertahun tahun yang akan datang. Jadi, bagaimana cara meminimalkannya? Mulai dengan tidak menggunakan sedotan plastik, gunakan tumbler (botol yang bisa di isi ulang), gunakan tas yang bisa digunakan berkali-kali untuk mengurangi penggunaan plastik dari supermarket. Karena, dari hal-hal kecil yang kita lakukan, itu akan memberikan dampak yang besar suatu hari nanti.
Pada akhirnya, acara impact circle ini berjalan dengan baik dan kita berharap kaum muda mulai sadar akan kesehatan lingkungan kita. Jadikan kebiasaan sehat sebgai gaya hidup. Kita tinggal dibumi ini bersama, mari kita jaga bersama.  (pers rilis)

WINABEBAG'

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Skip to toolbar